DPPPA KEPRI BENTUK FORUM MAHASISWA PERLINDUNGAN ANAK (FMPA)

Tanjungpinang, Persmakreatif FISIP UMRAH- Sehubungan dengan diskusi tematik yang diadakan tiga minggu yang lalu oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) Republik Indonesia. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Kepulauan Riau libatkan peran mahasiswa dalam perlindungan anak dengan membentuk wadah Forum Mahasiswa Perlindungan  Anak (FMPA). acara ini digelar di kantor Puspaga Melur Jl. R.H. Fisabilillah Km.8 pada hari Rabu pagi(31/10) .

Acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Poltekkes Kemenkes RI Tanjungpinang, STISIPOL Raja Haji, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan, Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia (STTI) Tanjungpinang, STAI Miftahul Ulum, STAIN Sultan Abdurrahman, Akademi Kebidanan Anugrah Bintan Tanjungpinang, dan STIKES Hang Tuah Tanjungpinang.

Elvi, S.Sos,.MM Selaku Kepala Perlindungan Anak dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tanjungpinang,  mengharapkan dengan adanya forum ini dapat mengangkat peran mahasiswa dan mahasiswa dapat ikut serta langsung dalam mengurangi dan mengantisipasi berbagai bahaya laten yang terjadi.

“Kita memilih mahasiswa, karena mahasiswa merupakan agent of cahange yang mampu memberikan perubahan kearah yang lebih baik, sebagai iron stock  yang menjadi pengganti generasi-generasi sebelumnya dan Social Control yang lebih mudah bersosialisasi langsung dalam mengajak dan mendidik anak-anak,” Tuturnya.

Sudirman Latif selaku Ketua Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) juga sangat mengharapkan kerjasama mahasiswa untuk mengurangi permasalahan anak dan berperan langsung dalam segala bentuk perlindungan anak.

“Kita bukan menyelesaikan namun kita berperan dalam mengurangi segala permasalahan dan bahaya yang akan timbul dan berdampak buruk terhadap anak-anak saat ini, Maka Mahasiswalah yang akan berperan penting dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak karena mahasiswa juga merupakan orang-orang yang akan lebih mudah didengarkan oleh anak-anak,” ungkap Surdiman Latif.

Acara ini diakhiri dengan penentuan ketua dan pembentukan anggota pengurus Forum Mahasiswa Perlindungan  Anak (FMPA). Melalui voting serta kesepakatan bersama Razil dari Universitas Maritim Raja Ali Haji terpilih menjadi Ketua Forum Mahasiswa Perlindungan  Anak (FMPA).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *