UNS Dan UMRAH Jalin Kerjasama MoU

Tanjungpinang, Persma Kreatif FISIP UMRAH – Kunjungan Akademis pengembangan Program Ilmu Magister Administrasi Publik (M.AP) oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), sekaligus penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Program Studi Ilmu Adminsitrasi Negara FISIP UMRAH, Acara tersebut diadakan dilantai 3 Ruang Rapat Dekanat FISIP Dompak Pada Hari Senin(22/10).

Acara Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh Dekan FISIP UNS Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si beserta rombongan dan dihadiri juga oleh dekan fisip Dr.Oksep Adhayanto,. M.Si, Nanik Rachmawati, M.Si selaku wakil dekan I, Imam Yudhi M.PA selaku Kaprodi Ilmu Administrasi, Edison, MPA Selaku Sekretaris Prodi Ilmu Administrasi Negara, Dr. Fitri Kurnianingsih, serta  beberapa mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (IAN).

Dekan FISIP Oksep Adhyanto sangat menyambut baik kedatangan rombongan UNS beliau juga mengharapkan dengan adanya kunjungan ini dapat menambah pengetahuan, dan masukan bagi para dosen. “Saya mengharapkan dengan adanya kunjungan dari UNS ini dapat memberikan masukn-masukan positif kepada dosen kami untuk perkembangan dan metode belajar mahasiswa menjadi lebih baik”. Tuturnya.

Ismi selaku Dekan FISIP UNS, menyampaikan tujuan kunjungannya yaitu dengan harapan dapat membangun kesepakatan kerja sama dengan pihak FISIP UMRAH. Beliau juga menyampaikan apa saja program studi yang ada di Fisip UNS, dan mengajak para Dosen FISIP UMRAH untuk berkunjung kesana.

Ismi juga menjelaskan Program Studi (S2/Magister) Ilmu Administrasi Publik (M.AP) adalah salah satu program Studi yang ada dibawah koordinasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. M.AP diselenggarakan mulai tahun 2003/2004 berdasarkan SK Dirjen Dikti kemendikbud Nomor 939/D/T/2003 tanggal 7 Mei 2003. Akreditas MAP memiliki peringkat “A” berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor:1226/SK/BAN-PT/Akred/M/V/2018.

Beliau juga menyampaikan bahwa Administrasi Publik merupakan aspek startegis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khusunya terkait penyelenggaraan urusan sektor publik. “Dalam perspektif penyelenggaraan sektor publik sangat diperlukannya sumber daya manusia yang unggul, dengan program Magister Ilmu Administrasi Publik mampu menghasilkan lulusan yang lebih berkualitas untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia dibidang administrasi publik”. Tambahnya

Penandatangan MoU dilakukan oleh Dekan FISIP UNS Ismi Dwi Astuti  dan Dekan FISIP UMRAH Oksep Adhyanto kemudian dilanjutkan oleh  Kaprodi Ilmu Administrasi Negara UMRAH Imam Yudhi dan Kristina.S selaku Kaprodi Ilmu Administrasi Negara UNS.

Acara ini diakhiri dengan pemberian cendra mata oleh pihak UMRAH kepada UNS kemudian foto bersama Mahasiswa. (fel)

HIMA Manajemen Menggelar Kegiatan Manajemen Competition Day 2018

Tanjungpinang, Persma Kreatif FISIP UMRAH -Himpunan Mahasiswa Manajemen Menggelar Kegiatan Event Mahasiswa Jurusan manajemen UMRAH, yaitu Kegiatan Manajemn Competition Day 2018 yang dilaksanakan  hingga hari Kamis(18/10) .

Kegiatan Ini pun diresmikan sekaligus dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi, dimana kegiatan ini berkompetisi lomba untuk mendapatkan mahasiswa yang terbaik dengan lomba yang ada sebagai berikut:

  • BAZAR
  • AKUSTIK
  • DEBAT EKONOMI MARITIM
  • SENI KARYA
  • FOTOGRAFI

Kegiatan ini disambut baik oleh semua mahasiswa fakultas lain yang ikut berpartisipasi dikegiatan ini baik itu lomba dan lain sebagainya

“Acara ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa yang memiliki skill dan talenta yang bagus. Kegiatan ini merupakan pengaplikasian kemampuan mahasiswa yang didapat dari materi dan kaian baik itu kampus maupun organisasi”, tutup Putra Alamsyah Ketua Himpunan Mahasiswa Manajemen. (mbq)

SEMANGAT PENGMAS PRODI IAN DI KAMPUNG PELANGI

Tanjungpinang, Persma Kreatif FISIP UMRAH- Mahasiswa dan Dosen Program Studi Ilmu Administrasi Negara (IAN) UMRAH Kembali adakan pengabdian masyarakat dengan tema: Sosialisasi dan Pembentukan Unit Bank Sampah Baru. Pengabdian Masyarakat (Pengmas) ini diadakan di kampung pelangi salah satu destinasi wisata Tanjungpinang pada hari Minggu(14/10).

Pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh sekitar 90 Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara, dengan dosen pendamping Dian Prima Safitri, S.AP,.M.AP, Edison S.AP,.M.PA, Dr.Fitri Kurnianingsih, M.Si, Imam Yudhi Prasetya, M.PA, dan Dr.Rumzi Samin, M.Si

Sebelum mensosialisasikan pembentukaan bank sampah baru, dosen dan mahasiswa Ilmu Administrasi Negara juga bersama-sama gotong royong membersihkan lingkungan dengan menyusuri setiap sudut kampung dan mengumpulkan sampah serta ikut membantu masyarakat sekitar menanam mangrove ditepi laut kampung pelangi.

Sosialisasi ini dibuka oleh Edison salah satu dosen Program Studi Ilmu Administrasi Negara dengan menyampaikan harapannya terkait adanya bank sampah untuk kepentingan lingkungan dimasa depan.

“Dengan adanya bank sampah ini bukan hanya terletak pada berapa banyak uang yang didapat tapi lebih kepada nilai kebersihan lingkungan karna lingkunganlah yang akan kita wariskan kepada anak-anak kita nantinya”. Tuturnya dengan semangat

Novita Yuslinda selaku direktur Bank Sampah yang sering disapa Linda sampah juga mengajak masyarakat dan mahasiswa untuk mengelola sampah, dengan terlebih dahulu mengubah paradigma dengan merubah diri sendiri yang juga bisa dimulai dengan mengajarkan anak-anak untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Saya secara pribadi untuk mengelola bank sampah ini merupakan dari hati nurani saya sendiri tanpa adanya paksaan dan iming-iming uang”. Ucapnya dengan tulus.

Ia juga menyarankan untuk sampah lingkungan itu tidak dibuang sembarangan karena sampah sendiri memiliki nilai jual. Linda bersama dosen program studi Ilmu Administrasi Negara juga berencana untuk melatih masyarakat membuat pupuk kompos dan pengelolaan sampah lainnya dengan membangun pembentukan unit bank sampah di kampung pelangi.

“Sampah terbesar ialah sampah yang ada dirumah tangga dan sampah yang ada dilingkungan seperti rumput-rumput yang dipotong itu bisa dijadikan  kompos sebagai pupuk organik yang mana memiliki nilai jual Rp.5.000/Kg”. Tambahnya

Selain itu Ketua RT di kampung pelangi tersebut yang biasa disapa Linda juga sangat menyambut baik dan berterimakasih kepada pihak UMRAH telah mengadakan sosialisasi di kampung pelangi. beliau juga merasa bangga terus mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata Kota maupun Provinsi walaupun programnya sendiri baru bergerak sekitar 5 bulan.

Beliau juga menyampaikan bahwa mayoritas masyarakat sekitar juga sudah menyadari untuk tidak membuang sampah sembarangan terkhususnya di perairan laut. Ia juga mengaharapkan dengan adanya bank sampah dapat meningkatkan perekonomian warganya.

Dian Prima salah satu dosen Program Studi Ilmu Administrasi Negara juga menyampaikan bahwa pembentukan unit bank sampah baru ini sebagai salah satu upaya untuk mengurangi sampah dan menurutnya kampung pelangi ini sudah sangat menjaga kebersihannya. Sebelumnya beliau juga mengarahkan kepada mahasiswa untuk mengambil dokumentasi di sekitaran kampung pelangi dan mengunggahnya ke sosial media dengan harapan destinasi wisata kampung pelangi ini dapat semakin terkenal.

Menurutnya pemberdayaan masyarakat itu dimulai dari sudut ekonominya, dan sangat besar harapan beliau dengan adanya bank sampah baru dapat meningkatkan perekonomian warga kampung pelangi

“Masyarakat itu harus berdaya dari segi ekonominya maka marilah kita bersama mensukseskan program bank sampah ini  sebagai salah satu upaya mengurangi sampah karena dengan bertambahnya jumlah penduduk dan wisatawan maka volume sampah pun akan meningkat dan dengan adanya bank sampah ini, sampah tersebut bisa diolah dan berdaya guna sehingga memiliki nilai jual”. tegasnya.

Acara ini ditutup dengan pemberian bantuan buku tabungan dan timbangan oleh Dosen Program Studi Ilmu Administrasi Negara UMRAH yang hadir kepada masyarakat Kampung Pelangi terletak harapan dengan adanya unit bank sampah nantinya masyarakat akan sangat berpartisipasi dalam meningkatkan program bank sampah itu sendiri. (fel)

Terbentuknya Pengurus Baru UKM Persma Kreatif

Tanjungpinang, UKM PERSMA KREATIF UMRAH- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMRAH mengadakan musyawarah kerja istimewa untuk menggantikan masa jabatan lama ke masa jabatan baru. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 12 Oktober hari Jum’at pukul 14.00-16.30 WIB.

Diadakannya musyawarah ini guna membentuk estafet kepemimpinan yang baru untuk periode 2018-2019 setelah habisnya masa jabatan yang lama  periode 2017-2018. Kegiatan ini diselenggarakan di Jl. Pemuda, Gang Sagu bertempat dikediaman Demisioner UKM Persma Kreatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMRAH, Beres Lumbantobing.

Musyawarah yang berlangsung selama 1,5 jam ini diharapkan  membawa dampak positif bagi pemimpin yang baru beserta jajarannya. Dan dengan bergantinya wajah-wajah baru kepemimpinan Periode 2018-2019 UKM Persma Kreatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMRAH diharapkan lebih berkomitmen dalam menjalankan tugas yang akan diemban selama satu tahun masa jabatan.

Kegiatan ini sendiri dibuka oleh Budi Prasetyo yang sebelumnya menjadi Pimpinan Umum di UKM Persma Kreatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMRAH, yang pertama kali menjelaskan laporan pertanggung jawaban dan program-program yang dibuat selama menjabat, Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan struktur Pengurus baru, Terpilihnya struktur pengurus baru tersebut diikuti oleh:

  1. Pimpinan Umum : Ilham Chairi Mubaroq
  2. Pimpinan Redaksi : Desroki Feliani
  3. Sekretaris : Tantia Fariesta
  4. Bendahara : Nurpika Devi

“Saya berharap kawan-kawan yang diberi amanah menjalankan tugas sebagai pemimpin ukm persma fisip umrah yang baru dapat mengemban tugasnya dengan sungguh-sungguh, tetap komitmen. Jadilah motivator untuk satu sama lain ketika temannya mulai hilang harapan, berilah motivasi. Saya memang tidak lagi menjadi pemimpin di UKM ini, tetapi bukan berarti saya lepas tangan untuk menjaga kalian yang masih ingin belajar dan kita akan belajar sama-sama di UKM persma kreatif ini, Saya Siap turun membantu kalian kapan saja jika kalian membutuhkan.” kata Pimpinan Umum Sebelumnya UKM persma kreatif Budi Prasetyo di tengah-tengah musyawarah yang berlangsung.

Para anggota musyawarah pun sangat berpartisipasi dan antusias selama kegiatan itu dilaksanakan, berdiskusi dan memberikan pendapat masing-masing membuat suasana dalam kegiatan itu sangat aktif hingga selesainya berjalannya kegiatan tersebut. (Mbq)

Diskusi Tematik Angkat Peran Mahasiswa Dalam Perlindungan Anak

Tanjungpinang, Persma Kreatif FISIP UMRAH- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (DPPPA) Provinsi Kepri mengadakan diskusi tematik dengan mengangkat peran mahasiswa dalam perlindungan anak Indonesia dari berbagai pengaruh negatif (bahaya laten), Diskusi ini pun digelar di Aula Poltekkes Kemenkes pada hari Kamis (11/10).

Tema dari diskusi ini ialah “Mengangkat Peran Mahasiswa dalam Perlindungan Anak Indonesia dari Berbagai Pengaruh Negatif (Bahaya Laten)”.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Elvi, S.Sos,. MM dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak DPPPA dan 9 universitas ditanjung pinang beserta masing-masing dosen pendamping. Diantaranya Universitas Maritim Raja Ali Haji(UMRAH), Poltekkes Kemenkes RI Tanjungpinang, STISIPOL Raja Haji, Sekolah Tinggi Ekonomi Pembangunan, Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia (STTI) Tanjungpinang, STAI Miftahul Ulum, STAIN Sultan Abdurrahman, Akademi Kebidanan Anugrah Bintan Tanjungpinang, dan STIKES Hang Tuah Tanjungpinang.

Staf Khusus Menteri, Kementerian PP dan PA Indonesia, Ir. Albaet Pikri, MSM  saat menjadi narasumber dalam pointer diskusi tematik memaparkan, dasar hukum perlindungan anak diatur dalam Pasal 20 Undang-Undang (UU) No 35 Tahun 2014 tentang tanggung jawab bersama perlindungan anak, dan Pasal 72 UU No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

“Mengapa diskusi ini dipilih mahasiswa, karena mahasiswa dekat dengan anak dari usia, komunikasi, dan psikologis. Apalagi mahasiswa sebagai Iron Stock, Agent of Change, dan Social Control. Terutama, mahasiswa lebih berpotensi dari segi mobilitas, kuantitas, dan kualitas”, paparnya.

Albaet Pikri juga memaparkan bagaimana potret bahaya laten yang terjadi di indonesia.yang sangat membahayakan bagi kehidupan dan masa depan anak-anak indonesia. bahaya laten adalah bahaya yang tidak tampak dipermukaan dalam berbagai pengaruh negatif seperti napza dan miras, pedofilia, LGBT, kekerasan, pelecehan seksual dan seks bebas, kecanduan internet, dan perdagangan manusia.

Elvi selaku narasumber menghimbau serta mengajak mahasiswa untuk berperan aktif memberikan perlindungan kepada anak indonesia dimanapun berada. “Diskusi ini sangat menarik karena dengan ini kita bisa bertukar fikiran dalam membangun kesadaran generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam kehidupan masyarakat”, pungkasnya.

“Saya juga berharap kegiatan ini mampu memberikan pengetahuan lebih kepada mahasiswa karena bahaya laten sendiri yang mengancam anak-anak dapat terjadi ditempat yang dianggap aman, pelakunya pun bisa dilakukan oleh orng-orang terdekat”. tutupnya

Respon mahasiswa terhadap diskusi ini sangat antusias dilihat ketika mahasiswa dari masing-masing universitas menyampaikan pendapat, harapan dan pergerakan-pergerakan yang akan mereka lakukan sebagai wujud perlindungan anak indonesia khusunya daerah Kota Tanjungpinang.(fel)

Bank sampah sebagai alternatif strategi pengelolaan sampah di Kota Tanjungpinang

Tanjungpinang, Persma Kreatif FISIP UMRAH- Universitas Maritim Raja Ali Haji mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat, dengan diskusi terkait pengelolaan bank sampah di Tanjungpinang yang berlokasi di Aula Kelurahan Sei Jang pada hari Kamis (04/10).

Diskusi ini dihadiri oleh Tim pengabdian Dr.Fitri Kurnianingsih, S.Sos,. M.Si, Dian Prima Safitri, S.AP,. M.AP dan Edison, S.AP,. M.PA yang merupakan Dosen di Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP UMRAH, pengelola unit-unit Bank Sampah se-kota Tanjungpinang, Anggota DPRD Komisi III Surya Makmur Nasution, Ketua Lembaga Air dan Lingkungan Manusia Kherjuli, pihak swasta dari usaha jasa bersih Usnedi, Boby dari pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Mahasiswa serta Masyarakat umum yang ikut hadir didalam diskusi tersebut.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pelayanan Bank sampah di Tanjungpinang dan bagaimana cara mengoptimalkannya seperti di daerah-daerah lain serta mengajak semua kalangan masyarakat, akademisi dan pemerintah untuk meningkatkan perhatian terhadap masalah sampah di tanjungpinang.

Dian Prima Safitri menjelaskan juga bagaimana kondisi sampah di Tanjungpinang, kemudian membandingkan dengan pengelolaan sampah yang sudah berkembang di daerah-daerah lain. Sebagai input untuk mengoptimalkan pelayanan Bank Sampah di Tanjungpinang.

“Pemerintah memegang peranan penting dalam peningkatan pengelolaan bank sampah. Selain itu swasta pun ikut andil dengan memberikan bantuan untuk unit Bank sampah melalui program CSR, akademisi mengambil peran kajian serta membuat model pelayanan maka unsur Penta Helix dapat berperan dalam menciptakan pengelolaan sampah sehingga segala program-program sampah dapat terus berkembang dan berkelanjutan”. ujar Dian Prima selaku Dosen UMRAH.

Masyarakat sangat memberikan respon positif terhadap diskusi ini tidak sedikit yang menyampaikan tanggapan, kendala juga masukan untuk pengelolaan sampah yang lebih baik.

Selain dari Dosen UMRAH, Surya Makmur Nasution selaku Anggota DPRD menanggapi bahwa sampah hari ini haruslah dibincangkan bukan hanya tingkat Kota saja namun harus juga di tingkat Provinsi sebagai pemerintah yang harus juga bisa mengelola sampah dan digiatkan agar Kota Tanjungpinang menjadi Kota yang bersih dan nyaman.

“Pengelolaan sampah ini harus dibicarakan oleh Gubernur untuk menjadi perhatian serius dan mengelolanya lebih baik lagi karna ini juga merupakan tanggung jawab dan tugas pemerintah”. tambah Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Surya Makmur Nasution. (fel).