UMRAH selenggarakan wisuda yang ke VII

dies

“selamat telah menyelesaikan pendidikanmu. Selesai di perguruan tinggi tak berarti selesai dalam menuntut ilmu. Jangan berhenti dan teruslah mencari dan mengasah ilmu. Semoga ilmu yang telah dipelajari selama ini menjadikan hidupmu lebih berarti dan menjadi pembaharu dalam masyarakat” segenap pengurus Persma Kreatif mengucapkan Selamat kepada mahasiswa/i UMRAH yang telah berhasil menempuh perjuangan untuk meraih gelar sarjana(S1), Semoga selalu sukses untuk kedepannya
Selamat wisuda para mahasiswa/i UMRAH

“Kita adalah kami dan kita adalah kalian, mahasiswa intelektual cendekia yang aktif, pasif, apatis. Tanpa tersekat ideologi dan kepentingan. Hanya panggung sandiwara  yang menciptakan interaksi antara kita dan kalian.”

Yang aktif punya cara dan yg pasif punya sikap. Sikap apa? Sikap yg apatis yg menjadi dilema dalam keberlanjutan aktivis organisasi.

Jangan salahkan ketika demokrasi dibajak oleh sekelompok kerikil kecil yg tidak seberapa dibanding hempasan batu besar.

 

 

UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI MENJADI TUAN RUMAH POKKERMAPI SE- INDONESIA WILAYAH SUMATERA

hmip
Setiap Organisasi mahasiswa yang beranggotakan mahasiswa bertujuan untuk mewadahi bakat, minat dan potensi mahasiswa. Sama hal nya dengan kegiatan porum kerjasama mahasiswa ilmu pemerintahan se Sumatera, dengan tema “ REVOLUSI KELEMBAGAAN MENGEMBANGKAN POKKERMAPI KEKHITAN SEBAGAI WADAH GERAKAN MEWUJUDKAN INDONESIA YANG BERNAWA CITA ”. Tema ini di usung karena pokkermapi Se sumatera ini ingin menjalin dan membangun kesolidan antar sesama lembaga ilmu pemerintahan se indonesia yang dimana selama ini pokkermapi pernah pakum hingga bertahun tahun, dan wujud dari ada nya pokkermapi ini sehingga dapat dan bisa berkontribusi untuk kemajuan anak bangsa indonesia ‘’ ujar Muhammad Abdul Rahman selaku ketua Pokkermapi se wilayah sumatera.
untuk membangun gerakan “pertama kita harus solid dahulu untuk membangun gerakan. Sehingga kita satuframe,mau bergerak kemana kita harus bareng-bareng dengan satu visi misi yang sama. Karena dengan kata membangun tidak hanya satu atau dua kampus tapi bersama-sama. Saya lebih menekankan untuk membangun bersama-sama dan tidak lepas dengan mensolidkan terlebih dahulu