Persma Kreatif Fisip Umrah Gelar Diskusi HPN 2019 bersama Ketua IWO dan AJI

Persmakreatif UMRAH Gelar diskusi HPN Bersama IWO dan AJI Tanjungpinang

Persmakreatif,- Memperingati Hari Pers Nasional(HPN). Pers Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik(FISIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji(UMRAH) gelar diskusi ringan sekaligus silaturahmi bersama Tokoh-Tokoh media. Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Tanjungpinang dan Ketua Bidang Pendidikan Aliansi Jurnalis Independen(AJI) Tanjungpinang serta beberapa jurnalis Tanjungpinang, di Morning Bakery Km 8 atas Tanjungpinang, Sabtu (09/02/2019).

Dialog refleksi ini dibuka oleh ketua persmakreatif, Ilham. Harapannya dengan adanya diskusi ini mahasiswa pers dapat mengenang kisah di balik HPN, berbagai tantangan pers dan mengetahui bagaimana kemajuan pers saat ini.

Iskandar selaku ketua Ikatan Wartawan Online Tanjungpinang sangat mengapresiasi mahasiswa jurnalis dengan mengadakan diskusi bermanfaat ini terkait dengan peringatan HPN

Ia mengatakan hari pers nasional masih belum berdampak besar pada kesejahteraan para jurnalis masa kini.
“ peringatan HPN tidak perlu mengahmburkan uang dalam ajang ceremony tapi pemerintah harus lebih memperhatikan pada bagaimana kesejahteraan pers saat ini”. ujarnya

Begitupun Andri Mediansyah menyampaikan bahwa AJI Tanjungpinang menolak diadakannya HPN. Ia menilai perayaan hari pers nasional tepatnya disebut hari prabangsa nasional.
“hari pers nasional itu selayaknya disebut hari prabangsa nasional mengenang kisah seperti pembunuhan jurnalis di bali atau wartawan aceh di sandra hingga tewas”. Tegas Andri selaku Ketua Bidang Pendidikan Aliansi Jurnalis Independen(AJI) Tanjung pinang

Gibson Manurung selaku Ketua Bidang Sumber Daya Alam IWO Mengharapkan keberadaan pers hendaknya tidak di intervensi oleh berbagai kepentingan yang pada akhirnya merusak independensi dan integritas pers itu sendiri.

Meski sejatinya 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional adalah hari kelahiran organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Peringatan tahunan ini mulai dilakukan setelah Presiden Soeharto mengeluarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985 yang menetapkan tanggal itu sebagai Hari Pers Nasional (HPN).

Setelah Seoharto jatuh menyusul gerakan reformasi tahun 1998, ada sejumlah perubahan penting yang terjadi. Dalam bidang media, itu ditandai dengan lahirnya Undang Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Sejumlah regulasi Orde Baru dibidang pers, juga dikoreksi. Termasuk di antaranya adalah pencabutan SK Menpen Nomor 47 tahun 1975 tentang pengakuan pemerintah terhadap PWI sebagai satu-satunya organisasi wartawan di Indonesia.

Iskandar menambahkan bahwa berbicara milenial seperti sekarang ini siapa saja bisa menjadi wartawan. Jika berkaitan dengan pers kampus, mahasiswa harus mempunyai jiwa kritis dan lebih peduli akan kejadian yang terjadi di kampus dan ancaman zaman sekarang lebih aman dibandingkan dengan ancaman tempo dulu.

Tingkatkan Jiwa Bisnis, Fekon Gelar Entrepreneur Expo

KreatifOnline,- -Fakultas ekonomi UMRAH menggelar Entrepreneur Expo 2018 di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang selama Tiga hari. Expo yang dibuka oleh Gubernur Kepri Nurdin basirun, Jumat (23/11) ini rencananya akan berlangsung hingga Minggu (25/11). 

Menurut ketua panitia pelaksana kegiatan expo, Edi Susanto mengatakan acara ini merupakan yang keempat kalinya digelar oleh Fakultas ERkonomi UMRAH. “Ini sudah menjadi agenda tahunan Fekon UMRAH. Tahun ini pesertanya, selain dari perwakilan jurusan dari berbagai kampus yang ada di Kepri, juga dari pihak swasta dan instansi pemerintah. Tujuannya, untuk meningkatkan jiwa bisnis kalangan muda dan memberi saluran untuk usaha kreatif,” sebut Edi Susanto.

 Expo 2018 ini fekon mengambil tema “be a young entrepreneur, be a smart entrepreneur and be a entrepreneur”.

Sementara, pada puncak acara yakni Entrepreneur Expo 2018 ada beberapa kegiatan yang dilakukan seperti pembukaan stan bazar, band, tari kreasi, berbalas pantun, fotografi, drumband show dan jalan santai. 

“Acara ini terbuka untuk umum. Masyarakat umum dipersilakan hadir. Ada banyak hal menarik yang dijajakan di pameran ini, mulai dari kuliner khas melayu hingga hasil kerajinan. Harganya juga sangat murah, karena salah satu strategi bisnis itu menawarkan barang semurah mungkin dengan kemasan yang menarik serta kualitas yang bagus,” jelasnya.

Saat pembukaan Entrepreneur Expo 2018, Gubenur Kepri Nurdin Basirun, tampak hadir juga pejabat Pemko Batam dan sejumlah anggota DPRD dan hadir juga Wakil Rektor I UMRAH, Dekan, Wakil Dekan II.

Ardi setiawan, salah satu peserta stan Bazar Entrepreneur Expo 2018, ia optimis jiwa bisnis generasi muda akan terus meningkat jika terus dibina dan diberi ruang sebagai tempat memasarkan produk yang dibuat. (*)

HIMA NEGARA GELAR KEGIATAN BINCANG-BINCANG TEMU ADMI

Tanjungpinang, Persmakreatif FISIP UMRAH- Terkait dengan penetapan Temu ADMI selanjutnya, pengurus Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara mengadakan kegiatan diskusi ringan yang bertempatkan di Gedung  ruang 5 FISIP UMRAH, Dompak Pada Hari Jum’at (9/11).

Kegiatan ini di hadiri oleh Narasumber Muhammad Ravi, Muhammad Farhan Al-Faraby, Heri Kurniawan Sebagai Delegasi Temu ADMI 2018 Universitas Andalas, Serta Seluruh Mahasiswa/i Program Studi Ilmu Administrasi Negara.

Kegiatan ini di buka oleh ketua pimpinan delegasi Muhammad Ravi dalam sambutannya menyampaikan Bahwa kegiatan ini merupakan sebagai kegiatan persiapan untuk Temu ADMI selanjutnya.

“Semoga apa yg di sampaikan narasumber, mahasiswa dapat mengerti banyak dalam kepengurusan serta penetapan Temu ADMI selanjutnya”, ujarnya.

Narasumber juga memberikan cara pengutusan delegasi yang akan Mengikuti Temu ADMI selanjutnya, mahasiswa harus mengikuti tahap penyeleksian dan ada parameter dari Himpunan Mahasiswa untuk memberangkatkan delegasinya, Sebagaimana yang telah disampaikan oleh muhammad ravi ini memberikan wawasan kita bersama agar mahasiswa Ilmu Administrasi Negara  FISIP UMRAH dapat memberikan kontribusi lebih terhadap Temu ADMI selanjutnya, Dalam berjalannya kegiatan ini pemimpin diskusi memberikan sesi tanya jawab terhadap Seluruh Mahasiswa .

“Kegiatan Temu ADMI merupakan sarana bagi mahasiswa untuk menjalin silaturahmi antara program studi ilmu admnistrasi negara di seluruh Universitas di Indonesia dengan memberikan gagasan ide atau rekomendasi ke pemerintah pusat maupun daerah, mengenai penetapan temu admin selanjutnya pengurus hima fisip umrah akan mengadakan mubes dengan menentukan siapakah tuan rumah dan langkah langkah dalam penyiapan tema selanjutnya”, pungkasnya. (Adjie Hardyansyah)

Kuliah Umum Bersama Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau

Tanjungpinang, Persmakreatif FISIP UMRAH- Sehubungan telah dilaksanakan Kegiatan Kuliah Umum dengan topik “Peran DPRD Provinsi Kepulauan Riau Dalam Pembangunan (Kebijakan Anggaran Untuk Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan Riau)” bertempat di Gedung Auditorium FISIP UMRAH, Dompak (Kamis, 08/11/2018).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kepulauan Riau sebagai narasumber sendiri Jumaga Nadeak, S. H, Sambutan dari Wakil Rektor II Agus Sutikno, SP, M,Si, Dr. Suryadi,. M.Hum Moderator, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dr. Oksep Adhayanto, M.H dan Ketua Program Studi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, beserta jajarannya dan Mahasiswa/I FISIP UMRAH.

Kegiatan ini dibuka Oleh Wakil Rektor II Agus Sutikno dalam sambutan nya Berharap Semoga apa yang disampaikan narasumber dalam kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas mahasiswa UMRAH dengan meningkatkan Sarana dan Prasarana dengan kebijakan anggaran dalam pembangunan tersebut.

Dalam kegiatan ini narasumber Jumaga Nadeak Selaku Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Menyampaikan esensinya bahwa Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi adalah lembaga perwakilan rakyat di Provinsi dengan fungsi legislasi, budgeting, dan pengawasan adalah bagian yang melekat dalam kerja-kerja mereka demi mencapai kesejahteraan masyarakat, oleh karena itu mereka yang memiliki komitmen tentang tanggung jawab kesejahteraan masyarakat harusnya memang yang dipilih oleh rakyat.

Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Jumaga Nadeak ini menjadi fikir kita bersama bagaimana agar penguatan lembaga perwakilan rakyat ini memang bisa benar-benar memberikan efek kesejahteraan secara real kepada masyarakat. Maka dari itu untuk ke depannya sebagai entitas masyarakat Kepulauan Riau yang berada pada basis terdepan pada dunia akademik maka peran serta ide pemikiran kita sangat dibutuhkan untuk terus mengawal bagaimana agar lembaga-lembaga penyelenggara  pemerintahan mampu menjalankan fungsi sebagaimana Peraturan Perundang-undangan yang ada.

Sebelum Acara ini ditutup adanya sesi tanya jawab terhadap tema kegiatan kuliah umum tersebut, Respon mahasiswa terhadap tanya jawab ini sangat antusias yang membuat kegiatan ini menjadi menarik. (Yeni)

DPPPA KEPRI BENTUK FORUM MAHASISWA PERLINDUNGAN ANAK (FMPA)

Tanjungpinang, Persmakreatif FISIP UMRAH- Sehubungan dengan diskusi tematik yang diadakan tiga minggu yang lalu oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) Republik Indonesia. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Kepulauan Riau libatkan peran mahasiswa dalam perlindungan anak dengan membentuk wadah Forum Mahasiswa Perlindungan  Anak (FMPA). acara ini digelar di kantor Puspaga Melur Jl. R.H. Fisabilillah Km.8 pada hari Rabu pagi(31/10) .

Acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Poltekkes Kemenkes RI Tanjungpinang, STISIPOL Raja Haji, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan, Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia (STTI) Tanjungpinang, STAI Miftahul Ulum, STAIN Sultan Abdurrahman, Akademi Kebidanan Anugrah Bintan Tanjungpinang, dan STIKES Hang Tuah Tanjungpinang.

Elvi, S.Sos,.MM Selaku Kepala Perlindungan Anak dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Tanjungpinang,  mengharapkan dengan adanya forum ini dapat mengangkat peran mahasiswa dan mahasiswa dapat ikut serta langsung dalam mengurangi dan mengantisipasi berbagai bahaya laten yang terjadi.

“Kita memilih mahasiswa, karena mahasiswa merupakan agent of cahange yang mampu memberikan perubahan kearah yang lebih baik, sebagai iron stock  yang menjadi pengganti generasi-generasi sebelumnya dan Social Control yang lebih mudah bersosialisasi langsung dalam mengajak dan mendidik anak-anak,” Tuturnya.

Sudirman Latif selaku Ketua Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) juga sangat mengharapkan kerjasama mahasiswa untuk mengurangi permasalahan anak dan berperan langsung dalam segala bentuk perlindungan anak.

“Kita bukan menyelesaikan namun kita berperan dalam mengurangi segala permasalahan dan bahaya yang akan timbul dan berdampak buruk terhadap anak-anak saat ini, Maka Mahasiswalah yang akan berperan penting dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak karena mahasiswa juga merupakan orang-orang yang akan lebih mudah didengarkan oleh anak-anak,” ungkap Surdiman Latif.

Acara ini diakhiri dengan penentuan ketua dan pembentukan anggota pengurus Forum Mahasiswa Perlindungan  Anak (FMPA). Melalui voting serta kesepakatan bersama Razil dari Universitas Maritim Raja Ali Haji terpilih menjadi Ketua Forum Mahasiswa Perlindungan  Anak (FMPA).

UNS Dan UMRAH Jalin Kerjasama MoU

Tanjungpinang, Persma Kreatif FISIP UMRAH – Kunjungan Akademis pengembangan Program Ilmu Magister Administrasi Publik (M.AP) oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), sekaligus penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Program Studi Ilmu Adminsitrasi Negara FISIP UMRAH, Acara tersebut diadakan dilantai 3 Ruang Rapat Dekanat FISIP Dompak Pada Hari Senin(22/10).

Acara Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh Dekan FISIP UNS Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si beserta rombongan dan dihadiri juga oleh dekan fisip Dr.Oksep Adhayanto,. M.Si, Nanik Rachmawati, M.Si selaku wakil dekan I, Imam Yudhi M.PA selaku Kaprodi Ilmu Administrasi, Edison, MPA Selaku Sekretaris Prodi Ilmu Administrasi Negara, Dr. Fitri Kurnianingsih, serta  beberapa mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (IAN).

Dekan FISIP Oksep Adhyanto sangat menyambut baik kedatangan rombongan UNS beliau juga mengharapkan dengan adanya kunjungan ini dapat menambah pengetahuan, dan masukan bagi para dosen. “Saya mengharapkan dengan adanya kunjungan dari UNS ini dapat memberikan masukn-masukan positif kepada dosen kami untuk perkembangan dan metode belajar mahasiswa menjadi lebih baik”. Tuturnya.

Ismi selaku Dekan FISIP UNS, menyampaikan tujuan kunjungannya yaitu dengan harapan dapat membangun kesepakatan kerja sama dengan pihak FISIP UMRAH. Beliau juga menyampaikan apa saja program studi yang ada di Fisip UNS, dan mengajak para Dosen FISIP UMRAH untuk berkunjung kesana.

Ismi juga menjelaskan Program Studi (S2/Magister) Ilmu Administrasi Publik (M.AP) adalah salah satu program Studi yang ada dibawah koordinasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. M.AP diselenggarakan mulai tahun 2003/2004 berdasarkan SK Dirjen Dikti kemendikbud Nomor 939/D/T/2003 tanggal 7 Mei 2003. Akreditas MAP memiliki peringkat “A” berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor:1226/SK/BAN-PT/Akred/M/V/2018.

Beliau juga menyampaikan bahwa Administrasi Publik merupakan aspek startegis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khusunya terkait penyelenggaraan urusan sektor publik. “Dalam perspektif penyelenggaraan sektor publik sangat diperlukannya sumber daya manusia yang unggul, dengan program Magister Ilmu Administrasi Publik mampu menghasilkan lulusan yang lebih berkualitas untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia dibidang administrasi publik”. Tambahnya

Penandatangan MoU dilakukan oleh Dekan FISIP UNS Ismi Dwi Astuti  dan Dekan FISIP UMRAH Oksep Adhyanto kemudian dilanjutkan oleh  Kaprodi Ilmu Administrasi Negara UMRAH Imam Yudhi dan Kristina.S selaku Kaprodi Ilmu Administrasi Negara UNS.

Acara ini diakhiri dengan pemberian cendra mata oleh pihak UMRAH kepada UNS kemudian foto bersama Mahasiswa. (fel)

HIMA Manajemen Menggelar Kegiatan Manajemen Competition Day 2018

Tanjungpinang, Persma Kreatif FISIP UMRAH -Himpunan Mahasiswa Manajemen Menggelar Kegiatan Event Mahasiswa Jurusan manajemen UMRAH, yaitu Kegiatan Manajemn Competition Day 2018 yang dilaksanakan  hingga hari Kamis(18/10) .

Kegiatan Ini pun diresmikan sekaligus dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi, dimana kegiatan ini berkompetisi lomba untuk mendapatkan mahasiswa yang terbaik dengan lomba yang ada sebagai berikut:

  • BAZAR
  • AKUSTIK
  • DEBAT EKONOMI MARITIM
  • SENI KARYA
  • FOTOGRAFI

Kegiatan ini disambut baik oleh semua mahasiswa fakultas lain yang ikut berpartisipasi dikegiatan ini baik itu lomba dan lain sebagainya

“Acara ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa yang memiliki skill dan talenta yang bagus. Kegiatan ini merupakan pengaplikasian kemampuan mahasiswa yang didapat dari materi dan kaian baik itu kampus maupun organisasi”, tutup Putra Alamsyah Ketua Himpunan Mahasiswa Manajemen. (mbq)

SEMANGAT PENGMAS PRODI IAN DI KAMPUNG PELANGI

Tanjungpinang, Persma Kreatif FISIP UMRAH- Mahasiswa dan Dosen Program Studi Ilmu Administrasi Negara (IAN) UMRAH Kembali adakan pengabdian masyarakat dengan tema: Sosialisasi dan Pembentukan Unit Bank Sampah Baru. Pengabdian Masyarakat (Pengmas) ini diadakan di kampung pelangi salah satu destinasi wisata Tanjungpinang pada hari Minggu(14/10).

Pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh sekitar 90 Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara, dengan dosen pendamping Dian Prima Safitri, S.AP,.M.AP, Edison S.AP,.M.PA, Dr.Fitri Kurnianingsih, M.Si, Imam Yudhi Prasetya, M.PA, dan Dr.Rumzi Samin, M.Si

Sebelum mensosialisasikan pembentukaan bank sampah baru, dosen dan mahasiswa Ilmu Administrasi Negara juga bersama-sama gotong royong membersihkan lingkungan dengan menyusuri setiap sudut kampung dan mengumpulkan sampah serta ikut membantu masyarakat sekitar menanam mangrove ditepi laut kampung pelangi.

Sosialisasi ini dibuka oleh Edison salah satu dosen Program Studi Ilmu Administrasi Negara dengan menyampaikan harapannya terkait adanya bank sampah untuk kepentingan lingkungan dimasa depan.

“Dengan adanya bank sampah ini bukan hanya terletak pada berapa banyak uang yang didapat tapi lebih kepada nilai kebersihan lingkungan karna lingkunganlah yang akan kita wariskan kepada anak-anak kita nantinya”. Tuturnya dengan semangat

Novita Yuslinda selaku direktur Bank Sampah yang sering disapa Linda sampah juga mengajak masyarakat dan mahasiswa untuk mengelola sampah, dengan terlebih dahulu mengubah paradigma dengan merubah diri sendiri yang juga bisa dimulai dengan mengajarkan anak-anak untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Saya secara pribadi untuk mengelola bank sampah ini merupakan dari hati nurani saya sendiri tanpa adanya paksaan dan iming-iming uang”. Ucapnya dengan tulus.

Ia juga menyarankan untuk sampah lingkungan itu tidak dibuang sembarangan karena sampah sendiri memiliki nilai jual. Linda bersama dosen program studi Ilmu Administrasi Negara juga berencana untuk melatih masyarakat membuat pupuk kompos dan pengelolaan sampah lainnya dengan membangun pembentukan unit bank sampah di kampung pelangi.

“Sampah terbesar ialah sampah yang ada dirumah tangga dan sampah yang ada dilingkungan seperti rumput-rumput yang dipotong itu bisa dijadikan  kompos sebagai pupuk organik yang mana memiliki nilai jual Rp.5.000/Kg”. Tambahnya

Selain itu Ketua RT di kampung pelangi tersebut yang biasa disapa Linda juga sangat menyambut baik dan berterimakasih kepada pihak UMRAH telah mengadakan sosialisasi di kampung pelangi. beliau juga merasa bangga terus mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata Kota maupun Provinsi walaupun programnya sendiri baru bergerak sekitar 5 bulan.

Beliau juga menyampaikan bahwa mayoritas masyarakat sekitar juga sudah menyadari untuk tidak membuang sampah sembarangan terkhususnya di perairan laut. Ia juga mengaharapkan dengan adanya bank sampah dapat meningkatkan perekonomian warganya.

Dian Prima salah satu dosen Program Studi Ilmu Administrasi Negara juga menyampaikan bahwa pembentukan unit bank sampah baru ini sebagai salah satu upaya untuk mengurangi sampah dan menurutnya kampung pelangi ini sudah sangat menjaga kebersihannya. Sebelumnya beliau juga mengarahkan kepada mahasiswa untuk mengambil dokumentasi di sekitaran kampung pelangi dan mengunggahnya ke sosial media dengan harapan destinasi wisata kampung pelangi ini dapat semakin terkenal.

Menurutnya pemberdayaan masyarakat itu dimulai dari sudut ekonominya, dan sangat besar harapan beliau dengan adanya bank sampah baru dapat meningkatkan perekonomian warga kampung pelangi

“Masyarakat itu harus berdaya dari segi ekonominya maka marilah kita bersama mensukseskan program bank sampah ini  sebagai salah satu upaya mengurangi sampah karena dengan bertambahnya jumlah penduduk dan wisatawan maka volume sampah pun akan meningkat dan dengan adanya bank sampah ini, sampah tersebut bisa diolah dan berdaya guna sehingga memiliki nilai jual”. tegasnya.

Acara ini ditutup dengan pemberian bantuan buku tabungan dan timbangan oleh Dosen Program Studi Ilmu Administrasi Negara UMRAH yang hadir kepada masyarakat Kampung Pelangi terletak harapan dengan adanya unit bank sampah nantinya masyarakat akan sangat berpartisipasi dalam meningkatkan program bank sampah itu sendiri. (fel)

Terbentuknya Pengurus Baru UKM Persma Kreatif

Tanjungpinang, UKM PERSMA KREATIF UMRAH- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMRAH mengadakan musyawarah kerja istimewa untuk menggantikan masa jabatan lama ke masa jabatan baru. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 12 Oktober hari Jum’at pukul 14.00-16.30 WIB.

Diadakannya musyawarah ini guna membentuk estafet kepemimpinan yang baru untuk periode 2018-2019 setelah habisnya masa jabatan yang lama  periode 2017-2018. Kegiatan ini diselenggarakan di Jl. Pemuda, Gang Sagu bertempat dikediaman Demisioner UKM Persma Kreatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMRAH, Beres Lumbantobing.

Musyawarah yang berlangsung selama 1,5 jam ini diharapkan  membawa dampak positif bagi pemimpin yang baru beserta jajarannya. Dan dengan bergantinya wajah-wajah baru kepemimpinan Periode 2018-2019 UKM Persma Kreatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMRAH diharapkan lebih berkomitmen dalam menjalankan tugas yang akan diemban selama satu tahun masa jabatan.

Kegiatan ini sendiri dibuka oleh Budi Prasetyo yang sebelumnya menjadi Pimpinan Umum di UKM Persma Kreatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMRAH, yang pertama kali menjelaskan laporan pertanggung jawaban dan program-program yang dibuat selama menjabat, Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan struktur Pengurus baru, Terpilihnya struktur pengurus baru tersebut diikuti oleh:

  1. Pimpinan Umum : Ilham Chairi Mubaroq
  2. Pimpinan Redaksi : Desroki Feliani
  3. Sekretaris : Tantia Fariesta
  4. Bendahara : Nurpika Devi

“Saya berharap kawan-kawan yang diberi amanah menjalankan tugas sebagai pemimpin ukm persma fisip umrah yang baru dapat mengemban tugasnya dengan sungguh-sungguh, tetap komitmen. Jadilah motivator untuk satu sama lain ketika temannya mulai hilang harapan, berilah motivasi. Saya memang tidak lagi menjadi pemimpin di UKM ini, tetapi bukan berarti saya lepas tangan untuk menjaga kalian yang masih ingin belajar dan kita akan belajar sama-sama di UKM persma kreatif ini, Saya Siap turun membantu kalian kapan saja jika kalian membutuhkan.” kata Pimpinan Umum Sebelumnya UKM persma kreatif Budi Prasetyo di tengah-tengah musyawarah yang berlangsung.

Para anggota musyawarah pun sangat berpartisipasi dan antusias selama kegiatan itu dilaksanakan, berdiskusi dan memberikan pendapat masing-masing membuat suasana dalam kegiatan itu sangat aktif hingga selesainya berjalannya kegiatan tersebut. (Mbq)

Diskusi Tematik Angkat Peran Mahasiswa Dalam Perlindungan Anak

Tanjungpinang, Persma Kreatif FISIP UMRAH- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (DPPPA) Provinsi Kepri mengadakan diskusi tematik dengan mengangkat peran mahasiswa dalam perlindungan anak Indonesia dari berbagai pengaruh negatif (bahaya laten), Diskusi ini pun digelar di Aula Poltekkes Kemenkes pada hari Kamis (11/10).

Tema dari diskusi ini ialah “Mengangkat Peran Mahasiswa dalam Perlindungan Anak Indonesia dari Berbagai Pengaruh Negatif (Bahaya Laten)”.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Elvi, S.Sos,. MM dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak DPPPA dan 9 universitas ditanjung pinang beserta masing-masing dosen pendamping. Diantaranya Universitas Maritim Raja Ali Haji(UMRAH), Poltekkes Kemenkes RI Tanjungpinang, STISIPOL Raja Haji, Sekolah Tinggi Ekonomi Pembangunan, Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia (STTI) Tanjungpinang, STAI Miftahul Ulum, STAIN Sultan Abdurrahman, Akademi Kebidanan Anugrah Bintan Tanjungpinang, dan STIKES Hang Tuah Tanjungpinang.

Staf Khusus Menteri, Kementerian PP dan PA Indonesia, Ir. Albaet Pikri, MSM  saat menjadi narasumber dalam pointer diskusi tematik memaparkan, dasar hukum perlindungan anak diatur dalam Pasal 20 Undang-Undang (UU) No 35 Tahun 2014 tentang tanggung jawab bersama perlindungan anak, dan Pasal 72 UU No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

“Mengapa diskusi ini dipilih mahasiswa, karena mahasiswa dekat dengan anak dari usia, komunikasi, dan psikologis. Apalagi mahasiswa sebagai Iron Stock, Agent of Change, dan Social Control. Terutama, mahasiswa lebih berpotensi dari segi mobilitas, kuantitas, dan kualitas”, paparnya.

Albaet Pikri juga memaparkan bagaimana potret bahaya laten yang terjadi di indonesia.yang sangat membahayakan bagi kehidupan dan masa depan anak-anak indonesia. bahaya laten adalah bahaya yang tidak tampak dipermukaan dalam berbagai pengaruh negatif seperti napza dan miras, pedofilia, LGBT, kekerasan, pelecehan seksual dan seks bebas, kecanduan internet, dan perdagangan manusia.

Elvi selaku narasumber menghimbau serta mengajak mahasiswa untuk berperan aktif memberikan perlindungan kepada anak indonesia dimanapun berada. “Diskusi ini sangat menarik karena dengan ini kita bisa bertukar fikiran dalam membangun kesadaran generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam kehidupan masyarakat”, pungkasnya.

“Saya juga berharap kegiatan ini mampu memberikan pengetahuan lebih kepada mahasiswa karena bahaya laten sendiri yang mengancam anak-anak dapat terjadi ditempat yang dianggap aman, pelakunya pun bisa dilakukan oleh orng-orang terdekat”. tutupnya

Respon mahasiswa terhadap diskusi ini sangat antusias dilihat ketika mahasiswa dari masing-masing universitas menyampaikan pendapat, harapan dan pergerakan-pergerakan yang akan mereka lakukan sebagai wujud perlindungan anak indonesia khusunya daerah Kota Tanjungpinang.(fel)